Riau Pacu Gernas Produk Dalam Negeri dan Bangga Berwisata di Indonesia Aja

Gubernur Riau H Syamsuar menghadiri Rakor Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia/Produk Dalam Negeri (BBI/PDN) dan Bangga Berwisata di Indonesia Aja (BBWI) 2023.

Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Ivestasi (Menko Marves) RI Luhut Binsar Pandjaitan.

Menko Marves dalam arahannya mengatakan, akibat rendahnya kinerja UMKM/IKM/Artisan dan kunjungan wisatawan mancanegara akibat pandemi Covid-19, Presiden RI meluncurkan Gernas BBI pada 14 Mei 2020.

Dipaparkan Luhut, pada tahun 2022, Gernas BBI mendorong optimalisasi belanja Pemerintah untuk PDN. Sehingga pada 2023-2024, Gernas BBI memperdalam dan memperluas cakupan dengan penambahan aktivasi BBWI.

“Jadi tujuan utama dari Rakor ini adalah mendukung peranan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam program Gernas BBI/PDN dan BBWI dengan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Luhut saat memimpin Rakor di Kantor Kemenko Marves, Jakarta pada Jumat (2/22/2022).

Sementara, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, bahwa sejumlah poin yang ditekankan dalam Rakor tersebut terkait kebijakan Pemda untuk program Gernas BBI/PDN, BBWI, dan menggerakkan wisata domestik.

Dijelaskan dia, untuk meningkatkan PDN, semua kegiatan yang dilakukan oleh Pemda harus memprioritaskan Produk Dalam Negeri yang proses pengadaannya melalui e-katalog.

“Jadi Pak Menko Marves mengharapkan, semua daerah memaksimalkan, pemanfaatan e-katalog, penggunaan produk dalam negeri, mengembangkan UMKM, program bangga menggunakan produk Indonesia, dan menggerakkan wisatawan domestik,” ujar Syamsuar.

Lebih lanjut dikatakan mantan Bupati Siak dua periode itu, bahwa yang menjadi poin penting agar Pemerintah daerah bisa mempersiapkan program ini di tahun 2023.

Orang nomor satu di Provinsi Riau itu menyampaikan, Riau akan menjadi target program nasional melalui kegiatan Bulan Bahari.

Pemerintah pusat, kata dia, sudah membuat sejumlah agenda yang akan digelar di Provinsi DKI Jakarta, Banten, Sulawesi Tengah, Kalimantan Utara, Papua Barat, Riau. Kemudian, juga akan digelar di Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Bengkulu.

“Untuk Riau agenda Bulan Bahari yang akan digelar pada bulan Juni harus segera dipersiapkan, karena tim dari kemenko akan segera turun ke Riau, untuk memastikan dan akan mengumpulkan pemerintah kabupaten/kota,” ucapnya.

Berdasarkan data Menko Marves, per November 2022, komitmen belanja produk PDN oleh Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah dan BUMN telah mencapai lebih dari Rp994,46 triliun dan e-katalog telah menyentuh angka 2,18 Juta produk.

Hal tersebut, sejalan dengan Inpres Nomor 2 Tahun 2022, di mana Presiden telah memberikan instruksi kepada seluruh Menteri, Kepala Lembaga, dan Kepala Daerah untuk memanfaatkan dan memberdayakan produk dalam negeri dan produk UMK-Koperasi melalui pengadaan barang/jasa.

Tujuan dari instruksi ini tidak lain adalah untuk meningkatkan perputaran ekonomi, menciptakan supply-demand produk lokal, dan menciptakan sistem pengadaan pemerintah yang efisien, transparan, dan berkelanjutan.

Sumber : Info Publik

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

37 − = 30