Lima Kabupaten-Kota Di Kepri Belum Komitmen Gunakan Produk Dalam Negeri

Lima kabupaten/kota di Kepri hingga saat ini, belum menunjukan komitmen Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) atas penggunaan Belanja APBD-nya di 2022.

Sementara provinsi Kepri percepatan progres pelaksanaan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dari anggaran belanja APBD 2022 berdasarkan Sistem Pengawasan Sierra BPKP di Kepri, telah mencapai 49,77 persen atau mencapai komitmen P3DN sebesar 49 persen per 13 Juli 2022.

Terhadap 5 kabupaten kota yang capaian P3DN nya belum mencapai komitmen ini, Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta agar Kabupaten Kota itu segera mencapai dan mempertahankan komitmen P3DN.

“Sejak awal kita serius mengkampanyekan P3DN melalui program Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang digulirkan Presiden ini. kepada meminta Biro PBJ agar menyurati kembali kabupaten kota, jika perlu lakukan pendampingan,” tegas Ansar.

Karena sebut Ansar, bulan Agustus 2022 mendatang Presiden Jokowi sewaktu-waktu akan membuka data P3DN ini secara Nasional.

“Oleh Karena itu kita harus mengejar capaian tertinggi” harap Gubernur.

Untuk provinsi Kepri sendiri, Biro PBJ melaporkan, sampai saat ini terdapat 11 etalase e-Katalog lokal Provinsi Kepri yang menampilkan 102 produk.

Melalui etalase e-katalog itu, 42 OPD di Kepri telah melakukan belanja online melalui katalog lokal dengan 217 penyedia di Kepri itu.

sumber : presmedia

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 8 =