Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru dengan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa penggunaan produk dalam negeri menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia di masa yang akan datang.

“Bagaimana cara membuat supaya kegiatan ekonomi Indonesia dapat terus melanjutkan pemulihan dengan kuat. Kita harus memastikan penggunaan produk dalam negeri,” ujar Wamenkeu dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis Universitas Padjadjaran (Unpad) ke-65 dan Lustrum XIII Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad dengan tema “Mengawal Indonesia melalui Turbulensi Ekonomi Global” secara daring pada Sabtu (10/12).

Wamenkeu menilai penggunaan produk dalam negeri menjadi kunci dalam pertumbuhan ekonomi baru. Di sisi fiskal, Pemerintah sangat memperhatikan APBN maupun APBD untuk penggunaan produk-produk dalam negeri.

“Saya ingin titip untuk teman-teman dari Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Padjadjaran yang aktif memberikan advice kepada berbagai macam pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mengingatkan terus penggunaan produk dalam negeri dari APBN maupun APBD. Kita upayakan terus. Kita sempurnakan regulasi. Kita sempurnakan tata kelola. Kita sempurnakan governance sehingga penggunaan anggaran negara bisa betul-betul maksimal untuk produk-produk dalam negeri,” kata Wamenkeu.

Menurut Wamenkeu, ke depan bukan hanya tentang APBN dan APBD, melainkan juga tentang kehidupan di masyarakat yang diharapkan semakin lama juga semakin terus menggunakan produk-produk dalam negeri.

“Ini akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia masa depan. Saya yakin Ibu Bapak sekalian yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran memahami dengan sangat sempurna bagaimana penggunaan produk dalam negeri seyogyanya kita dorong terus dan menjadi awal dari multiplier effect pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Wamenkeu.

Penggunaan produk dalam negeri menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia di masa yang akan datang.

“Bagaimana cara membuat supaya kegiatan ekonomi Indonesia dapat terus melanjutkan pemulihan dengan kuat. Kita harus memastikan penggunaan produk dalam negeri,” ujar Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam keterangan yang diterima Senin (12/12/2022).

Wamenkeu menilai penggunaan produk dalam negeri menjadi kunci dalam pertumbuhan ekonomi baru. Di sisi fiskal, Pemerintah sangat memperhatikan APBN maupun APBD untuk penggunaan produk-produk dalam negeri.

“Kita upayakan terus. Kita sempurnakan regulasi. Kita sempurnakan tata kelola. Kita sempurnakan governance sehingga penggunaan anggaran negara bisa betul-betul maksimal untuk produk-produk dalam negeri,” kata Wamenkeu.

Menurut Wamenkeu, ke depan bukan hanya tentang APBN dan APBD, melainkan juga tentang kehidupan di masyarakat yang diharapkan semakin lama juga semakin terus menggunakan produk-produk dalam negeri.

Sumber : Kemenkeu, Borneo24

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

96 − = 95